Tuesday, March 19, 2013

Harga Emas Antam Lompat Seribu Perak


Jakarta - Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali naik setelah awal pekan kemarin turun Rp 3.000/gram. Harga emas Antam kali ini naik Rp 1.000/gram.

Sebelumnya, harga satu gram emas di Logam Mulia Antam tercatat Rp 561.200 pada awal pekan kemarin.

Dikutip dari situs Logam Mulia, Senin (18/3/2013), harga emas Antam 1 gramnya menjadi Rp 562.200.

Harga emas batangan Logam Mulia memang sangat tergantung pada pergerakan emas internasional dan juga nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Sementara harga buyback atau pembelian emas jika konsumen menjual kembali ke Antam adalah Rp 498.000/gram.

Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam hari ini:



Pecahan 1 gram Rp 562.200
Pecahan 5 gram Rp 2.665.500
Pecahan 10 gram Rp 5.280.000
Pecahan 25 gram Rp 13.125.000


"Untuk transaksi pembelian emas batangan datang Langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrian saja," jelas Antam dalam keterangannya.


BANK PERMATA: Tempati Gedung Baru di WTC II


BISNIS.COM, JAKARTA -- PT Bank Permata Tbk menempati gedung perkantoran baru di kawasan World Trade Center (WTC) II di bilangan Sudirman Jakarta guna meningkatkan layanan kepada nasabahnya.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan manajemen Bank Permata, acara peresmian tersebut dihadiri di antaranya oleh Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) M. Noor Rachman, Komisaris Utama Bank Permata Neeraj Swaroop, dan sejumlah jajaran komisaris dan direksi bank lainnya.

Direktur Utama Bank Permata David Fletcher mengatakan kantor pusat yang baru tersebut merupakan tonggak baru dalam sejarah pertumbuhan dan pelayanan sebagai salah satu bank pelopor dalam memberikan solusi keuangan yang inovatif.

"Keputusan ini merupakan komitmen manajemen dan pemegang saham untuk memberikan tempat yang lebih nyaman bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan serta tempat bekerja yang nyaman, aman, dan modern bagi semua karyawan," ujarnya, Senin (18/3/2013).

Bank Permata merupakan penyewa utama di gedung WTC II dengan menempati sekitar 40% atau 21.000 meter persegi dari total luas bangunan yang tersedia.

Gedung yang ditempat tersebut mencakup 10 lantai dari 30 lantai gedung perkantoran komersial. Gedung baru ini menampung sekitar 1.400 dari total sekitar 7.200 karyawan PermataBank di seluruh Indonesia.


BURSA ASIA: Menguat, Dipimpin Saham Perbankan


BISNIS.COM, JAKARTA - Bursa saham Asia menguat, dipimpin oleh perbankan, seperti Mitsubishi UFJ Financial Group Inc, di tengah kekhawatiran bahwa Eropa akan terjun kembali ke dalam krisis.

Mitsubishi UFJ Financial Group Inc naik 1,8% setelah pemberi pinjaman terbesar Jepang itu kemarin turun paling dalam 8 bulan. Canon Inc, pembuat kamera yang mendapat 80% dari penjualan di luar Jepang, naik 1,3% karena yen melemah terhadap dolar, meningkatkan prospek pendapatan bagi eksportir.

Alacer Gold Corp (AQG) naik 3,1% di Sydney karena emas naik untuk hari keempat.

MSCI Asia Pacific Index naik 0,5% menjadi 134,73 pada 09:13 di Tokyo, sebelum pasar di China dan Hong Kong dibuka. Semua kelompok industri mengalami kenaikan. Indikator bursa itu kehilangan 1,9% kemarin, terbesar sejak Juli.

"Investor tidak terlalu khawatir tentang potensi penularan politik dari pengenaan pajak deposito di Siprus," kata Ric Spooner, kepala analis pasar di CMC Markets di Sydney.

Nikkei 225 Stock Average naik 1,8% dan S&P/ASX 200 Index (AS51) di Australia naik 0,4%. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,4 persen dan NZX 50 Index di Selandia Baru naik 0,3%. (LN)


Monday, March 18, 2013

Biografi Wright Bersaudara - Penemu Pesawat Terbang

Wright Bersaudara 1871 - 1912 Pesawat Terbang Wright bersaudara (Wright brothers), Orville (19 Agustus 1871 - 30 January 1948) dan Wilbur (16 April 1867 - 30 May 1912) adalah dua orang Amerika yang dicatat sebagai penemu pesawat terbang karena mereka berhasil membangun pesawat terbang yang pertama kali berhasil diterbangkan dan dikendalikan oleh manusia pada tanggal 17 Desember 1903. Dua tahun setelah penemuan mereka, kedua bersaudara tersebut mengembangkan 'mesin terbang' mereka ke bentuk pesawat terbang yang memakai sayap yang seperti sekarang kita kenal.

Walaupun mereka bukan orang yang pertama membuat pesawat percobaan atau experiment, Wright bersaudara adalah orang yang pertama menemukan kendali pesawat sehingga pesawat terbang dengan sayap yang terpasang kaku bisa dikendalikan. Terobosan yang paling besar adalah penemuan 'kontrol tiga sumbu' yang digunakan oleh semua pesawat terbang yang sekarang. Mereka memperoleh keahlian mekanik tersebut dari bekerja di toko mereka yang penuh dengan mesin cetak, sepeda, motor dan mesin lainnya. Dari sepeda mereka mendapat gagasan bahwa pesawat terbang yang tidak stabil dapat dikendalikan dengan latihan.

Wright bersaudara adalah dua dari tujuh orang bersaudara. Di sekolah dasar, Orville pernah dikeluarkan dari sekolah. Tahun 1878, ayah mereka membelikan 'helikopter' mainan untuk dua anak mereka yang termuda tersebut. Mainan itu dibuat dari bambu dan karet untuk memutar baling-baling nya. Wilbur dan Orville memainkannya hingga rusak, kemudian membuat mainan tersebut sendiri, mereka mengaku bahwa pengalaman brmain dengan helikopter bambu menjadi sumber bagi ketertarikan mereka terhadap mesin yang bisa terbang.


Secara umum mereka dihargai atas desain dan perancangan pesawat terbang efektif pertama, dan membuat penerbangan terkendali pertama menggunakan pesawat terbang bermesin yang lebih berat daripada udara, bersama dengan pendirian tonggak sejarah lainnya dalam bidang era dirgantara. Kedua kakak beradik itu pada awalnya mengelola sebuah toko di Dayton, Ohio. Toko tersebut menjual dan memperbaiki sepeda motor. Mereka mulai mempelajari masalah penerbangan pada tahun 1889. Kemudian mereka mulai membuat tiga pesawat terbang layang bersayap kembar. Ketiganya dites di pantai Kitty Hawk, North Carolina. Pesawat yang ketiga telah diujinya sebanyak 1000 kali penerbangan dan ternyata berhasil dengan sukses. Kemudian mereka membuat mesin motor ringan. Mesin tersebut di pasang di pesawatnya yang keempat, yang dinamakannya Wright Flyer.

Pada pukul 9.30 pagi (9.30 WIB malam) dalam cuaca dingin yang mendung pada tanggal 17 Desember 1903, Wright Bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat udara berkendali sejauh empat mil di dekat wilayah berbukit pasir di Kitty Hawk, North Carolina. Mereka menyaksikan pesawat Wright Flyer dikemudikan oleh Orville, mengangkasa selama 12 detik. Kemudia pesara tersebut turun kembali setelah mencapai 37 meter dari tanah. Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pesawat yang pertama dalam sejarah. Pesawat tersebut pada awalnya dinamai Wright Flyer, tetapi sekarang lebih populer dengan nama "Kitty Hawk". Pesawat Flyer yang asli kini terdapat di Museum Dirgantara di Washington DC, Amerika Serikat.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Wright_Bersaudara

7 Film Pertama Indonesia

1. Loetoeng Kasaroeng (1926)


Loetoeng Kasaroeng adalah sebuah film Indonesia tahun 1926. Meskipun diproduksi dan disutradarai oleh pembuat film Belanda, film ini merupakan film pertama yang dirilis secara komersial yang melibatkan aktor Indonesia.

2. Eulis Atjih (1927)


Sebuah film bisu bergenre melodrama keluarga, film ini disutradarai oleh G. Kruger dan dibintangi oleh Arsad & Soekria. Film ini diputar bersama-sama dengan musik keroncong yang dilakukan oleh kelompok yang dipimpin oleh Kajoon, seorang musisi yang populer pada waktu itu. Kisah Eulis Atjih, seorang istri yang setia yang harus hidup melarat bersama anak-anaknya karena ditinggal suaminya yang meninggalkannya untuk berfoya-foya dengan wanita lain, walaupun dengan berbagai masalah, akhirnya dengan kebesaran hatinya Eulis mau menerima suaminya kembali walaupun suaminya telah jatuh miskin.

3. Lily Van Java (1928)


Film yang diproduksi perusahaan The South Sea Film dan dibuat bulan Juni 1928. Bercerita tentang gadis yang dijodohkan orang tuanya padahal dia sudah punya pilihan sendiri. Pertama dibuat oleh Len H. Roos, seorang Amerika yang berada di Indonesia untuk menggarap film Java. Ketika dia pulang, dilanjutkan oleh Nelson Wong yang bekerja sama dengan David Wong, karyawan penting perusaahaan General Motors di Batavia yang berminat pada kesenian, membentuk Hatimoen Film. Pada akhirnya, film Lily van Java diambil alih oleh Halimoen. Menurut wartawan Leopold Gan, film ini tetap digemari selama bertahun-tahun sampai filmnya rusak. Lily van Java merupakan film Tionghoa pertama yang dibuat di Indonesia.

4. Resia Boroboedoer (1928)


Film yang diproduksi oleh Nancing Film Co, yang dibintangi oleh Olive Young, merupakan film bisu yang bercerita tentang Young pei fen yang menemukan sebuah buku resia (rahasia) milik ayahnya yang menceritakan tentang sebuah bangunan candi terkenal (Borobudur). Diceritakan juga di candi tersebut terdapat sebuah harta karun yang tak ternilai, yaitu guci berisi abu sang Buddha Gautama.

5. Setangan Berloemoer Darah (1928)

Film yang disutradarai oleh Tan Boen San, setelah pencarian di beberapa sumber, sinopsis film ini belum diketahui secara pasti.

6. Njai Dasima I (1929)

Film ini berasal dari sebuah karangan G. Francis tahun 1896 yang diambil dari kisah nyata, kisah seorang istri simpanan, Njai (nyai) Dasima yang terjadi di Tangerang dan Betawi/Batavia yang terjadi sekitar tahun 1813-1820-an. Nyai Dasima, seorang gadis yang berasal dari Kuripan, Bogor, Jawa Barat. Ia menjadi istri simpanan seorang pria berkebangsaan Inggris bernama Edward William. Oleh sebab itu, akhirnya ia pindah ke Betawi/Batavia. Karena kecantikan dan kekayaannya, Dasima menjadi terkenal. salah seorang penggemar beratnya Samiun yang begitu bersemangat memiliki Nyai Dasima membujuk Mak Buyung untuk membujuk Nyai Dasima agar mau menerima cintanya. Mak buyung berhasil membujuk Dasima walaupun Samiun sudah beristri. Hingga akhirnya Nyai Dasima disia-siakan Samiun setelah berhasil dijadikan istri muda.

7. Rampok Preanger (1929)

Ibu Ining tidak pernah menduduki bangku sekolah, tahun 1920-an adalah seorang penyanyi keroncong terkenal pada Radio Bandung (NIROM) yang sering pula menyanyi berkeliling di daerah sekitar Bandung. Kemudian ia memasuki dunia tonil sebagai pemain sekaligus sebagai penyanyi yang mengadakan pagelaran keliling di daerah Priangan Timur. Main film tahun 1928 yang berlanjut dengan 3 film berikutnya. Film-film itu seluruhnya film bisu. Ketika Halimoen Film ditutup tahun 1932, hilang pulalah Ibu Ining dari dunia film. Namun sampai pecahnya PD II, ia masih terus menyanyi dan sempat pula membuat rekaman di Singapura dan Malaya. Pada tahun 1935 ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun karena sakit lever.