Sunday, December 23, 2012

Fakta Lucu Burung Cendrawasih

Begitu indahnya burung Cendrawasih, maka diberi gelar burung dari surga - genus Paradisaea. Alasannya, karena bulunya sangat cantik seperti bidadari yang turun dari surga. Tahukah kamu sejarah yang cukup lucu sehingga dianggap burung "surga"?

Di tahun 1522, ketika Antonio Pigafetta dan Magelhan kembali ke Sevilla dari perjalanan keliling dunia, Pigafetta membawa kulit cendrawasih kuning sebagai oleh-oleh Raja Bacan dari Maluku Utara untuk Raja Spanyol.

Salah satu oleh-oleh tadi dikirim oleh raja pada Uskup Villadolid di Roma untuk dipelajari secara ilmiah. Para pakar hewan kala itu begitu kagum ketika melihatnya. Akhirnya cita-cita mereka terkabul. Maklum, saat itu kisah soal keindahan burung ini hanya didengar seperti legenda belaka.

"Bulu burung itu luar biasa indahnya. Jadi pantas kalau berasal dari Taman Firdaus di Surga," demikian kira-kira pendapat mereka. Karena itulah, burung yang bulunya kuning emas dan coklat, dengan leher hijau zamrud itu disepakati sebagai bird of paradise - burung dari surga.

Bukan hanya penampilannya saja yang jadi penyebab julukan burung surga, tetapi ditambah kabar yang beredar luas di Eropa saat itu. Disebutkan, burung ini sebenarnya bukan bagian dari surga, tetapi hanya melayang-layang dekat surga alias di ruang angkasa. Tak pernah ditemukan di muka bumi.

Makanannya hanya embun. Kawin pun tetap di udara. Telurnya dierami oleh betina dengan cara nongkrong di punggung jantan. Alasannya, karena burung ini terbang terus. Bila mereka lelah, barulah beristirahat di pepohonan bumi dengan cara mengaitkan bulu ekor yang panjang ke cabang pohon. Tidurnya seperti cara kelelawar.

Dari mana cerita-cerita itu berkembang luas? Entah, kemungkinan karena ulah para pedagang. Kebetulan, para pedagang yang berkelana ke kepulauan Nusantara lalu pulang ke Eropa banyak yang membawa bulu burung cendrawasih untuk dijual. Harganya sangat mahal.

Nah, saat para pedagang menangkap cendrawasih dan mengulitinya, mereka selalu memotong kaki burung tersebut. Alasannya, kaki-kaki ini akan membusuk kalau tidak dibuang dan bisa merusak kulit berikut bulunya. Agar awet dalam perjalanan di laut berbulan-bulan, bulu burung diawetkan dengan teknik pengasapan sederhana.

Jadi ketika sampai di Eropa, orang pun banyak yang percaya bahwa burung ini tak punya kaki. Akhirnya gosip soal asalnya yang dari surga, selalu terbang tak pernah berhenti, bahkan bertelur di udara menyebar luas.

Sementara di atas kapal, para pedagang tertawa terkekeh-kekeh karena bualan mereka dipercaya begitu saja. Mereka juga sengaja merahasiakan ini agar harga bulu burung cendrawasih tetap mahal.

Ada yang tertawa, ada yang tertipu. Bukan hanya masyarakat awam yang dibohongi, juga kaum intelektual alias pakar hewan di Eropa. Burung cendrawasih saat itu diberi nama ilmiah: Paradisaea a poda (a = tanpa, poda = kaki).

Begitulah, karena akal-akalan pedagang, maka cendrawasih menjadi burung surga...

Sejarah Mengapa 1 Menit = 60 Detik


Bilangan 60 digunakan untuk menyatakan waktu, sejam 60 menit, semenit 60 detik. Bilangan 60 ini digunakan pertama kali oleh bangsa Sumeria, jadi mereka berhitung dengan basis 60 atau disebut juga Sexagesimal.


Alasan kenapa digunakan bilangan 60 adalah bilangan ini bilangan terkecil yang bisa dibagi oleh enam angka pertama yaitu: 1,2,3,4,5,6.

Jadi dengan mudah kita bisa terbayang: 1/2 jam = 30 mnt, 1/3 jam = 20 menit, 1/4 jam = 15 menit, dst. Bayangkan kalau satu jam = 100 menit, berarti 1/3 jam = 33,333 mnt??? Kalo kata orang, itu ngga bunyi …

Kalo kata matematisnya, 60 itu highly composite number, atau bilangan yang angka pembaginya/faktornya banyak, yaitu 1,2,3,4,5,6,10,12,15,20,30,60.

Detik

Detik atau sekon adalah satuan waktu dalam SI (Sistem Internasional, lihat unit SI) yang didefinisikan sebagai durasi selama 9.192.631.770 kali periode radiasi yang berkaitan dengan transisi dari dua tingkat hyperfine dalam keadaan ground state dari atom cesium-133 pada suhu nol kelvin.

Dalam penggunaan yang paling umum, satu detik adalah 1/60 dari satu menit, dan 1/3600 dari satu jam.

Sejarahnya

Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "second minute" (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari satu jam. Bagian yang pertama dikenal sebagai "prime minute" (menit perdana) yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang.

Besarnya pembagian ini terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit di dalam satu jam dan ada 60 detik di dalam satu menit.

Ini mungkin disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia, yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60).

Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari. Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.

Di tahun 1956, International Committee for Weights and Measures (CIPM), dibawah mandat yang diberikan oleh General Conference on Weights and Measures (CGPM) ke sepuluh di tahun 1954, menjabarkan detik dalam periode putaran bumi disekeliling matahari di saat epoch, karena pada saat itu telah disadari bahwa putaran bumi di sumbunya tidak cukup seragam untuk digunakan sebagai standar waktu.

Gerakan bumi itu digambarkan di Newcomb's Tables of the Sun (Daftar matahari Newcomb), yang mana memberikan rumusan untuk gerakan matahari pada epoch di tahun 1900 berdasarkan observasi astronomi dibuat selama abad ke-18 dan 19.

Dengan demikian detik didefinisikan sebagai 1/31.556.925,9747 bagian dari tahun matahari di tanggal 0 Januari 1900 jam 12 waktu ephemeris.

Definisi ini diratifikasi oleh General Conference on Weights and Measures ke sebelas di tahun 1960. Referensi ke tahun 1900 bukan berarti ini adalah epoch dari mean hari matahari yang berisikan 86.400 detik. Melainkan ini adalah epoch dari tahun tropis yang berisi 31.556.925,9747 detik dari Waktu Ephemeris.

Waktu Ephemeris (Ephemeris Time - ET) telah didefinisikan sebagai ukuran waktu yang memberikan posisi obyek angkasa yang terlihat sesuai dengan teori gerakan dinamis Newton.

Dengan dibuatnya jam atom, maka ditentukanlah penggunaan jam atom sebagai dasar pendefinisian dari detik, bukan lagi dengan putaran bumi.

Dari hasil kerja beberapa tahun, dua astronomer di United States Naval Observatory (USNO) dan dua astronomer di National Physical Laboratory (Teddington, England) menentukan hubungan dari hyperfine transition frequency atom caesium dan detik ephemeris.

Dengan menggunakan metode pengukuran common-view berdasarkan sinyal yang diterima dari stasiun radio WWV, mereka menentukan bahwa gerakan orbital bulan disekeliling bumi, yang dari mana gerakan jelas matahari bisa diterka, di dalam satuan waktu jam atom.

Sebagai hasilnya, di tahun 1967, General Conference on Weights and Measures mendefinisikan detik dari waktu atom dalam International System of Units (SI) sebagai

Durasi sepanjang 9.192.631.770 periode dari radiasi sehubungan dengan transisi antara dua hyperfine level dari ground state dari atom caesium-133.

Ground state didefinisikan di ketidak-adaan (nol) medan magnet. Detik yang didefinisikan tersebut adalah sama dengan detik ephemeris. Definisi detik yang selanjutnya adalah disempurnakan di pertemuan BIPM untuk menyertakan kalimat

Definisi ini mengacu pada atom caesium yang diam pada temperatur 0 K. Dalam prakteknya, ini berarti bahwa realisasi detik dengan ketepatan tinggi harus mengkompensasi efek dari radiasi sekelilingnya untuk mencoba mengextrapolasikan ke harga detik seperti yang disebutkan di atas.

Setiap orang wajib tahu waktu, oleh karena itu mari kita pelajari konversi atau perubahan waktu berikut ini :

1 Detik = Sama Dengan Seper 60 Menit (1/60 Detik)
1 Menit = Sama Dengan 60 Detik
1 Jam = Sama Dengan 60 Menit
1 Jam = Sama Dengan 3.600 Detik
1 Hari = Sama Dengan 24 Jam
1 Hari = Sama Dengan 1.440 Menit
1 Hari = Sama Dengan 86.400 Detik
1 Minggu = Sama Dengan 7 Hari
1 Bulan = Sama Dengan 28 Sampai 31 Hari
1 Bulan = Sama Dengan 4 Minggu
1 Caturwulan Atau Cawu = Sama Dengan 4 Bulan
1 Semester = Sama Dengan 6 Bulan
1 Tahun = 365 Sama Dengan Hingga 366 Hari
1 Tahun = Sama Dengan 12 Bulan
1 Dasawarsa = Sama Dengan 10 Tahun
1 Abad = Sama Dengan 100 Tahun


Sumber

Thursday, December 13, 2012

Kisah 25 Nabi dan Rasul Allah SWT


Kisah 25 Nabi dan Rasul serta Kisah Para Sahabat banyak diceritakan para dalam Al-Qur' an dan dijelaskan kembali oleh Nabi besar kita Muhammad SAW mulai dari kisah nabi pertama Nabi Adam AS sampai Nabi dan Rasul terakhir Muhammad SAW.


Perbedaan antara Nabi dan Rasul

Perbedaan antara Nabi dan Rasul adalah : seorang Nabi menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sedangkan Rasul menerima wahyu dari Allah SWT guna disampaikan kepada segenap umatnya. Para Nabi dan Rasul mempunyai 4 sifat wajib dan 4 sifat mustahil, serta satu sifat jaiz, yaitu :
1. Shiddiq (benar), Mustahil ia Kizib (dusta).
2. Amanah (dapat dipercaya), mustahil Khianat (curang).
3. Tabliqh (Menyampaikan wahyu kepada umatnya), Mustahil Kitman (menyembunyikan Wahyu).
4. Fathonah (Pandai/cerdas), Mustahil Jahlun (Bodoh).
5. Bersifat jaiz yaitu Aradhul Basyariyah (sifat-sifat sebagaimana manusia)

Disamping itu ada pengertian lain tentang perbedaan Nabi dan Rasul : Rasul adalah Utusan Allah yang menerima Wahyu/Syariat sedangkan Nabi adalah Yang mengikuti Syariat Rasul Sebelum mereka

Tujuan Nabi dan Rasul di Utus
Nabi dan Rasul adalah manusia-manusia pilihan yang bertugas memberi petunjuk kepada manusia tentang keesaan Allah SWT dan membina mereka agar melaksanakan ajaran-Nya. Ciri-ciri mereka dikemukakan dalam Al-Qur’an,

"... ialah orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah. Mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada takut kepada seorang (pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pembuat perhitungan." (Q.S. Al Ahzab : 39).

Semoga Kisah 25 Nabi Rasul dan Mukjizatnya serta Kisah Para Sahabat nanti bisa kita ambil hikmah dan dapat dipetik pelajaran bagi kita semua.

Dari sekian banyak nabi dan Rasul yang ada, Ada Sejarah 25 Nabi dan Rasul yang harus dipercaya :
  1. Kisah Nabi Adam A.S.
  2. Kisah Nabi Idris A.S.
  3. Kisah Nabi Nuh A.S.
  4. Kisah Nabi Hud A.S.
  5. Kisah Nabi Shaleh A.S.
  6. Kisah Nabi Ibrahim A.S.
  7. Kisah Nabi Luth A.S.
  8. Kisah Nabi Ismail A.S.
  9. Kisah Nabi Ishaq A.S.
  10. Kisah Nabi Yaqob A.S.
  11. Kisah Nabi Yusuf A.S.
  12. Kisah Nabi Ayub A.S.
  13. Kisah Nabi Syu'aib A.S.
  14. Kisah Nabi Musa A.S.
  15. Kisah Nabi Harun A.S. 
  16. Kisah Nabi Zulkifli A.S.
  17. Kisah Nabi Daud A.S.
  18. Kisah Nabi Sulaiman A.S.
  19. Kisah Nabi Ilyas A.S.
  20. Kisah Nabi Ilyasa A.S.
  21. Kisah Nabi Yunus A.S.
  22. Kisah Nabi Zakaria A.S.
  23. Kisah Nabi Yahya A.S.
  24. Kisah Nabi Isa A.S.
  25. Kisah Nabi Muhammad S.A.W.

Semoga bermanfaat untuk para pembaca detikmenit mengenai sejarah atau kisah 25 Nabi dan Rasul,
Sekian terimakasih.


Sunday, December 9, 2012

Foto Unik Terbaru dari Mars Dengan Kamera Seharga 400 Milyar


Kamera yang memotret permukaan Mars ini namanya kamera HiRISE (High Resolution Imaging Science Experiment) yang di pasang pada satelit Mars Reconnaissance Orbiter dan meng-orbit Mars pada ketinggian 300km.

Dengan berat 65Kg dan menelan biaya RP.400 Milyar untuk pembuatannya, kamera ini mempunyai kemampuan luar biasa untuk mengetahui warna sebuah bola basket di permukaan Mars dari ketinggian jarak 300km! Luar Biasa!

Kamera ini adalah hasil karya Ball Aerospace & Technologies Corporation bekerjasama dengan University of Arizona's Lunar Planetary Laboratory.











Sumber

7 Negara dengan Internet Tercepat di Dunia


7 Negara dengan Internet Tercepat di Dunia Negara mana saja yang memiliki koneksi internet tercepat di dunia? Penelitian dari Akamai ini mungkin bisa menjadi gambaran. Akamai adalah sebuah perusahaan yang mengoleksi data mengenai penggunaan internet secara global. Melalui laporan "State of The Internet", Akamai mendaftar negara mana saja yang memiliki koneksi internet tercepat. Berikut daftar 7 negara dengan koneksi paling ngebut di dunia, seperti dikutip dari Huffington.


Swiss
7 Negara dengan Internet Tercepat di Dunia
 
Negara di Eropa yang terkenal dengan produk arlojinya ini menurut Akamai memiliki kecepatan koneksi rata-rata 7,3 Mbps. Cukup cepat untuk menunjang aktivitas online. Sedangkan jumlah pengguna internet di kisaran 5,8 juta.

Republik Ceko
 
7 Negara dengan Internet Tercepat di Dunia
 
Republik Ceko memiliki kecepatan koneksi internet rata-rata 7,4 Mbps. Republik Ceko memang cukup maju soal konektivitas di mana negara ini memiliki pelanggan Wi Fi terbanyak di Uni Eropa.
 
Latvia
 
7 Negara dengan Internet Tercepat di Dunia
 
Penduduk di negara kecil Eropa ini boleh merasa puas dengan kecepatan internet yang tersedia di negaranya. Menurut Akamai, koneksi di sana rata-rata mencapai 8,2 Mbps.
 
Belanda
 
7 Negara dengan Internet Tercepat di Dunia
 
Sebagai salah satu negara maju, tidak heran jika koneksi internet di Negeri Kincir Angin ini cukup mumpuni. Yaitu berada di kisaran 8,5 Mbps. Sebanyak 92% populasi Belanda memiliki koneksi internet di rumahnya.
 
Jepang
 
7 Negara dengan Internet Tercepat di Dunia
 
Dengan kecepatan koneksi 8,9 Mbps, penduduk di Negeri Sakura bisa berselancar di dunia maya dengan nyaman. Tak mengherankan memang karena Jepang dikenal sebagai salah satu pusat teknologi di dunia.
 
Hong Kong
 
7 Negara dengan Internet Tercepat di Dunia
 
Hong Kong tercatat memiliki kecepatan koneksi rata-rata 10,3 Mbps. Wilayah China yang dulunya bekas jajahan Inggris ini sekarang punya sekitar 4,9 juta pengguna internet.

Korea Selatan
 
7 Negara dengan Internet Tercepat di Dunia
 
Sebagai negara dengan koneksi internet tercepat di dunia, Korea Selatan boleh bangga. Cukup mengagumkan memang karena kecepatan internet di sana berada di kisaran 13,8 Mbps.