Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Sunday, April 21, 2013

Ribuan Warga Batang Masih Mengungsi Akibat Gempa



BATANG -- Sebanyak 1.254 orang warga Kecamatan Bawang dan Blado Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (20/4), masih mengungsi di tempat yang aman akibat gempa 4,8 SR yang mengguncang Dataran Tinggi Dieng, Jumat (19/4) malam.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Batang Agung Wisnu Barata mengatakan, gempa yang mengguncang kawasan pegunungan Dieng Kabupaten Banjarnegara mengakibatkan satu rumah roboh dan sekitar 1.254 warga pada dua kecamatan mengungsi.

"Sebanyak 897 warga Desa Praten, Kecamatan Bawang kini memilih mengungsi di kantor kecamatan sedangkan 357 warga Desa Gerlang Kecamatan Blado bertahan di lapangan karena mereka masih takut terjadi gempa susulan," katanya.

Untuk membantu para pengungsi, Pemkab Batang telah menyalurkan bantuan logistik, seperti beras, mi, dan kebutuhan pokok lainnya. "Kami berharap gempa tersebut sudah berhenti sehingga warga bisa kembali ke rumahnya masing-masing untuk melakukan aktivitas lagi," katanya.

Bidan Puskesmas Bawang, Daryati, mengatakan, selain pengungsi menempati kantor Kecamatan Bawang, mereka juga diungsikan ke kantor balai Desa Bawang. "Akibat gempa, seorang warga mengalami patah tulang akibat terjatuh saat berlarian mengungsi. Sejumlah petugas kesehatan Puskesmas Bawang kini disiagakan di kantor Balai Desa Candi Gugur dan Desa Bawang," tuturnya.

Ia mengatakan, meski petugas penanggulangan bencana masih melarang warga kembali ke rumah, tetapi sebagian mereka nekat kembali ke rumahnya sekadar ingin melihat kondisi kampung halamannya. "Hingga Sabtu pagi, getaran gempa masih terasa tetapi warga nekat kembali ke rumah meski kondisinya cukup berbahya karena ancaman gas beracun," imbuhnya mengakhiri.


Banjir Masih Rendam Ratusan Rumah di Karawang


Banjir akibat luapan sungai Citarum di Karawang.

KARAWANG -- Sedikitnya 500 rumah di sejumlah desa yang tersebar di lima kecamatan sekitar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, masih terendam banjir. Genangan akibat meluapnya sungai Citarum dan Cibeet itu telah terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Karawang, Roni Bocung mengatakan, banjir hingga kini merendam 500-an rumah di sejumlah desa dan tersebar di lima kecamatan.

"Banjir ini akibat air sungai Citarum dan Cibeet yang meluap. Tetapi kondisinya tidak separah yang terjadi pada Januari 2013," katanya saat dihubungi, Sabtu.

Dikatakannya, sesuai dengan data yang diperoleh, hingga kini banjir terjadi di sejumlah desa sekitar Kecamatan Telukjambe Timur, Telukjambe Barat, Karawang Barat, Batujaya, dan Kecamatan Pakisjaya.

Ketinggian air di wilayah yang terkena banjir itu sendiri berbeda-beda, yakni antara 50 centimeter sampai 1 meter. Atas hal tersebut pihaknya terus siap siaga di lokasi banjir.

"Akibat bencana banjir itu warga mengungsi ke tenda pengungsian atau ke lokasi yang lebih aman," kata Roni.

Menurut dia, khusus di lokasi banjir Perumahan Karaba Indah dan Perumahan Bintang Alam Kecamatan Telukjambe Timur, tenda pengungsian didirikan oleh perusahaan-perusahaan tertentu yang ada di Karawang.

Sebab, katanya, cukup banyak karyawan pabrik di dua perumahan itu yang menjadi korban banjir. Hal itu dinilai cukup membantu pemerintah daerah setempat dan Tagana Karawang.

"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kita masih terus siaga. Sebab kemungkinan masih naiknya air sungai Citarum dan Cibeet bisa saja terjadi," kata dia.


Cegah H7N9, Lampung Larang Impor Unggas Asal Cina


Para petugas kesehatan dengan seragam pelindung lengkap memusnahkan unggas di pasar Shanghai, setelah ditemukan strain virus H7N9 di Merpati.

BANDARLAMPUNG -- Pemerintah Provinsi Lampung melarang impor unggas dan produk unggas dari Cina guna mencegah penyebaran virus flu burung varian baru di provinsi tersebut.

"Selain melarang impor unggas, Lampung juga melarang masuknya hewan ternak dari Cina, karena negara itu wilayah endemis penyakit mulut dan kuku yang dapat menular ke manusia," kata Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Provinsi Lampung, Arsyad, di Bandarlampung, Rabu (17/4).

Setelah penyebaran flu burung yang menyerang pada itik pada akhir tahun 2012 di wilayah Lampung, pemerintah daerah setempat mengawasi lebih ketat perdagangan ternak. "Sebelumnya, kami sempat menutup lalu lintas perdagangan itik masuk ke Lampung, karena pada saat itu ribuan itik di Lampung banyak yang mati," kata dia.

Kemudian, lalu lintas tersebut sudah dibuka kembali namun, tambahnya, setiap unggas dan ternak yang masuk ke Lampung, harus melalui uji VCR yang menyatakan 100 persen negatif virus.

Terkait berkembangnya virus H7N9 yang telah mewabah di Cina, sejauh ini, menurutnya, belum ada laporan penyebaran virus tersebut di Lampung. "Secara umum di Lampung, kami belum mendengar adanya laporan penyebaran virus tersebut. Jangan sampai virus itu masuk ke Lampung karena sangat membahayakan bagi manusia. Virus itu sangat ditakutkan sekali," ujar dia.


300 Warga Indonesia Nobar 'Habibie dan Ainun' di Belanda


Peluncuran film Habibie & Ainun

LONDON -- Masyarakat Indonesia dan para peajar Indonesia yang tergabung dalam PPI di Belanda mengadakan acara nonton bareng film 'Habibie dan Ainun' yang diadakan di KBRI di Den Haag.

''Acara nonton bareng film tersebut dihadiri lebih dari 300 penonton diikuti dengan talkshow bersama Presiden ketiga RI, Prof. Dr. Ing BJ Habibie,'' kata Ketua Ikatan Ilmuwan Indonesia International, Achmad Adhitya, kepada Antara London, Minggu.

Dikatakannya film yang berdurasi kurang lebih dua jam tersebut mampu menguras emosi penonton. Beberapa kali terdengar mereka tergelak tertawa dan kemudian beberapa kali juga terdengar mereka menangis.

Acara yang dihadiri pelajar, perwakilan organisasi dan tokoh masyarakat menjadi semakin menarik karena secara mengejutkan di akhir acara muncul tokoh dari acara tersebut yakni Prof. Dr. BJ Habibie.

Acara talkshow kemudian dibuka Duta Besar RI, Retno LP Marsudi, yang berharap agar masyarakat yang menyaksikan pemutaran film tersebut dapat belajar tentang perjuangan seorang Habibie dan kesetiaan Ibu Ainun dalam perjuangannya.

Dalam talkshow tersebut, Habibie mengatakan perlu adanya sinergi cinta yang menyeluruh untuk menghasilkan banyak hasil positif. Habibie juga mengatakan bahwa generasi muda saat ini harus lebih baik dari generasi sebelumnya.

''Saya mengharapkan generasi muda saat ini mampu membawa Indonesia ke pentas dunia,'' ujarnya. "Allah SWT telah menitipkan cinta-Nya, tinggal kita lah yang merawat dan menumbuhkan cinta tersebut."


Gubernur Tebang Pohon Beringin, Aktivis Greenpeace Protes


Sejumlah pekerja menebang pohon beringin di halaman kompleks kantor gubernur Papua.

JAYAPURA -- Aktivis pencinta lingkungan dari Greenpeace Papua, Ricarth Charles Tawaru, menyayangkan penebangan pohon beringin yang ada di halaman kantor gubernur Provinsi Papua.

"Kami sangat sesalkan dan sayangkan mengapa sampai pohon beringin yang ada di halaman kantor gubernur Papua yang terletak di jalan Soa Siu ditebang," kata Ricarth saat dihubungi pers di Jayapura, Minggu.

Ia mengatakan kebijakan penebangan pohon beringin itu diperintahkan langsung oleh Gubernur Lukas Enembe dengan alasan ingin mengubah tata halaman kantor gubernur dengan sebuah taman yang indah.

"Pak Gubernur Lukas ingin membuat taman yang indah dengan memotong habis pohon beringin yang telah ada puluhan tahun lamanya," katanya.

Ricarth sampaikan tidak seharusnya seorang pemimpin Papua yang baru dilantik memangkas habis pohon beringin yang menjadi lambang perdamaian tersebut. Karena, hal itu bisa saja menjadi contoh dan pertanda yang kurang baik bagi kepemimpinannya.

"Pohon beringin ini mempunyai nilai sejarah sangat tinggi bagi orang Papua, mengapa sampai harus ditebang? Sebaiknya dipangkas dan dirapikan, bukan dengan menebang dan menggantikan dengan taman," katanya.

Informasi yang didapatkan Antara Jayapura dari berbagai sumber menyebutkan pohon beringin itu ditanam oleh Perdana Menteri Papua New Guinea (PNG), Michael Somare, pada zaman Gubernur Irian Jaya (Papua, red) Mayjen TNI (Purn) Soetran di tahun 1976.

Yang mana pohon beringin tersebut ditanam untuk membuka dan membina hubungan baik antara masyarakat Papua dengan PNG. Sehingga, pohon tersebut dinilai mempunyai sejarah yang sangat tinggi dan hubungan emosional dengan pemerintahan negara tetangga PNG.


Sumber

Tuesday, March 19, 2013

Mudahnya Bayar Tiket Transjakarta, Cukup Tempel dan Jalan


Jakarta - Kini penumpang bus Transjakarta tidak perlu lagi direpotkan dengan penggunaan uang tunai yang kerap menjadi hambatan setiap kali membayar tiket bus Transjakarta, apalagi jika membutuhkan uang kembalian. Kartu mandiri e-money, kartu prabayar dari Bank Mandiri, memberikan kecepatan dan kemudahan saat bertransaksi bagi para pengguna bus Transjakarta, khususnya di koridor 1 (Blok M – Kota) menyusul koridor lainnya dalam waktu dekat.

Cara penggunaannya pun mudah, cukup tempelkan kartu mandiri e-money pada reader yang ada di pintu masuk halte Transjakarta, seketika lampu hijau akan menyala dan bunyi “beep” pada pintu masuk. Penumpang bisa langsung memasuki ruang tunggu bus dan tidak perlu lagi mengantri di loket untuk membeli tiket.

Kartu mandiri e-money terdiri dari kartu e-money, e-Toll Card, Indomaret Card dan GazCard. Selain dapat digunakan sebagai e-ticket Transjakarta, semua kartu mandiri e-money dapat digunakan untuk transaksi pembayaran tol (Jabodetabek, Medan, Palikanci, Semarang dan Surabaya), parkir, bus (Batik Solo Trans dan Trans Jogja), pembelian BBM (SPBU Pertamina), belanja di toko retail (Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Lawson, Hypermart, Superindo, 7-Eleven dan Circle-K), restoran (Es Teler 77, Solaria dan Excelso) serta tempat rekreasi keluarga (Waterboom Cikarang).

Bagaimana kalau nilai uang pada kartu mandiri e-money habis ? Pemegang kartu mandiri e-money tidak perlu khawatir, karena kini mandiri e-money dapat diisi ulang di mandiri atm bertanda dengan menggunakan kartu mandiri debit

atau kartu debit dari 74 bank lain berlogo ATM Bersama. Selain itu, isi ulang juga dapat dilakukan dengan mudah di semua toko Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Lawson, Hypermart, 7-Eleven, Superindo dan Circle-K. Isi ulang juga bisa dilakukan di Cabang Bank Mandiri terdekat. Untuk informasi lengkap mengenai lokasi isi ulang mandiri e-money dapat diakses melalui www.isiulangetoll.com.

Dapatkan kartu mandiri e-money sekarang juga di Cabang Bank Mandiri, halte bus Transjakarta dan toko ritel yg bekerjasama dengan Bank Mandiri di atas.


Sunday, March 10, 2013

KPK Jajaki Penerapan Pasal Pencucian Uang untuk Luthfi Hasan Ishaaq


Jakarta - Satu dari empat tersangka kasus suap impor daging, yakni Ahmad Fathanah juga dijerat dengan pasal pencucian uang. KPK juga kini tengah menjajaki penerapan pasal yang sama untuk tiga tersangka lainnya, termasuk eks presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

”Sekarang ini sedang dikembangkan apakah dugaan terjadinya tindak pidana pencucian uang itu juga bisa dilakukan
tersangka lain atau tidak. Ini yang dalam pengembangan KPK,” kata Jubir KPK Johan Budi di Jakarta, Jumat (8/3/2013).

Jika KPK menemukan dua alat bukti yang cukup, kata Johan, Luthfi juga bisa dikenai pasal-pasal TPPU. Tak hanya mengembangkan kasus suap impor sapi menjadi TPPU, KPK, lanjut Johan, juga mengembangkan penyidikan kasus korupsinya.

”Dalam konteks tindak pidana korupsi, itu juga masih dikembangkan, apakah hanya berhenti pada dua orang yang menerima dan dua orang yang memberi suap atau ada tersangka lain. Pengembangannya pada dua hal itu, dalam konteks korupsi dan tindak pidana pencucian uang,” ujarnya.

Fathanah adalah salah satu tersangka yang diduga menerima suap dari dua anggota direksi perusahaan importir daging sapi, PT Indoguna Utama, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi. Tersangka lain yang diduga menerima suap itu adalah Luthfi Hasan Ishaaq. KPK menduga Fathanah merupakan perantara, sedangkan target utama suap adalah Luthfi. Pihak Luthfi menyangkal menerima uang suap tersebut.


KPU Sumatra Utara Diteror Bom


Sabtu siang petugas kepolisian bersenjata lengkap berjaga-jaga di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Utara. Pengamanan ketat itu terkait adanya teror bom yang diterima oleh pihak KPU jelang penghitungan hasil Pemilihan Gubernur Sumut

Seperti diungkapkan Ketua KPU Sumut, Irham Buana Nasution kepada wartawan, Sabtu 9 maret 2013. Dia menyatakan pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB menerima dua SMS dari satu nomor yang sama tentang ancaman bom yang akan dilakukan di beberapa tempat, salah satunya adalah kantor KPU di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan.

"Ngeri. Teror seperti ini ancaman bagi kami yang akan memulai penghitungan suara hasil pemilukada," ujarnya saat menggelar konferensi pers terkait teror tersebut hari ini.

Dalam pesan yang diterimanya, peneror menyatakan diri sebagai 'Pasukan Bersenjata' yang dilengkapi senjata dan bahan peledak. Hal ini kemungkinan besar terkait hasil pemilu, pasalnya dalam isi SMS juga, peneror menyatakan akan mengambil sikap jika siapapun yang terpilih jadi gubernur hanya mementingkan partainya dan memperkaya diri sendiri.

Dengan adanya ancaman itu, personel kepolisian bersenjata lengkap pun langsung berjaga-jaga dan menyisir semua sudut kantor. Namun hingga saat ini masih belum ditemukan benda-benda yang mencurigakan.


Dibekuk Polisi, Warga AS di Bali Tak Terbukti Miliki Esktasi


Susi Elizabeth Johnston, seorang warga negara Amerika Serikat (AS) ditangkap aparat kepolisian Bali lantaran dituduh memiliki narkotika jenis ekstasi. Namun dari hasil pemeriksaan, Susi tak terbukti sebagai pemilik dua butir pil ekstasi tersebut.

Direktorat Narkoba Polresta Denpasar akhirnya melepaskan Susi setelah sempat ditahan selama 3x24 jam di sel khusus narkoba Polresta Denpasar. Penangkapan Susi bermula dari habisnya masa izin tinggal Susi di Indonesia. Pada 5 Maret 2013, Susi terbang ke Singapura untuk mengurus kembali dokumen izin tinggalnya di Indonesia.

Dari rumah, Susi menuju Kantor Imigrasi Ngurah Rai. Dari sana, perempuan yang tinggal di Indonesia sejak 1995 itu diantar petugas imigrasi menuju bandara. Mobilnya ia titipkan pada kenalan yang juga seorang pengacara, Wayan Kartika.

Susi kembali ke Bali pada hari itu juga. Setibanya di Bandara Ngurai Rai, ia mendapat pesan singkat dari rekannya. Isinya menjelaskan jika kunci mobilnya dititipkan pada petugas jaga Kantor Imigrasi.

"Saat saya sedang berjalan menuju mobil datang banyak polisi dan langsung menangkap saya. Mereka memegang tangan saya secara sangat kasar. Saya tidak mau mengikuti perintah polisi untuk masuk ke mobil saya," kata Susi di Denpasar, Sabtu 9 Maret 2013.

Dari dalam mobil, polisi menemukan dua butir pil ekstasi. Pil itu berada didekat rem tangan terbungkus koran. Ia digelandang ke rumahnya untuk dilakukan pemeriksaan. Namun polisi tak menemukan apa-apa. Susi akhirnya digiring ke Mapolresta Denpasar.

Menurut wanita yang fasih bahasa Indonesia ini, penangkapan dirinya penuh keanehan dan rekayasa. Ia menilai jika polisi dan beberapa orang melakukan rekayasa untuk menjerat dirinya agar dianggap terlibat dalam kepemilikan dua butir ekstasi.

Kendati demikian, Susi memuji penyidik Polresta Denpasar yang bekerja secara profesional dan objektif untuk mencari siapa yang sebenarnya menaruh barang haram tersebut di mobilnya. "Saya sangat apresiasi petugas dari Polresta Denpasar yang sudah bekerja secara profesional, objektif, untuk melihat kebenaran dan keadilan di atas segala-galanya," katanya.

"Untuk saya meminta agar polisi harus bisa membuktikan dan menelusuri siapa yang menaruh barang haram tersebut agar kebenaran bisa terungkap disini," ujar perempuan yang mahir membaca lontar Bali itu. 


Mubarok: Perombak Struktur Bukan Pembersihan Faksi Anas


Partai Demokrat akan merombak struktur organisasi mereka secara besar-besaran, terutama di DPR RI. Menurut anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok ada sejumlah alasan di baliknya.

"Pertama, ketua umum. Anas (Urbaningrum) kan mengundurkan diri, jadi kami butuh orang untuk mengisi posisi ini," kata Mubarok saat dihubungi VIVAnews, Sabtu malam 9 Maret 2013.

Soal alasan perombakan di Fraksi DPR, menurut Mubarok itu untuk membuat mesin partai berjalan semakin efektif. "Biasa saja. Semasa saya jadi Wakil Ketua Umum, ada tiga kali perombakan dalam satu periode. Itu biasa saja."

Alasan ketiga, adalah untuk memenuhi aturan KPU. Sebelum 9 April mendatang, semua partai politik harus menyerahkan Daftar Calon Sementara (DCS) anggota lembaga legislatif. Sebab, pada tanggal itu KPU akan menetapkan DCS.

Sesuai ketentuan, yang berwenang menandatangani DCS adalah Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal atau sebutan lain untuk jabatan itu yang diatur dalam AD/ART. Untuk memvalidasinya, KPU merujuk pada surat tentang struktur partai dari Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

"Kami masih punya waktu sebulan. Kalau tidak malam ini, besok akan dibahas. Pak SBY juga kan baru Sabtu pagi kembali ke Tanah Air," Mubarok menjelaskan.

Mubarok membantah perombakan ini merupakan manuver politik untuk membersihkan faksi Anas. "Tidak ada loyalis Anas. Yang ada adalah loyalis Partai Demokrat," ujar Mubarok, yang dikenal luas merupakan salah satu pendukung kuat Anas.

Sebelumnya, Ketua DPP Demokrat Sutan Bhatoegana menyatakan perombakan di Fraksi DPR RI terutama akan menyasar orang-orang Demokrat yang ada di Badan Anggaran. "Semua diganti, hampir semua lah di Banggar," ujar dia.


Kisah Ana Mudrika Ditolak Empat RS Sampai Akhirnya Tewas


Ana Mudrika (14 tahun) meninggal dunia setelah gagal mendapatkan penanganan yang cepat atas keluhan penyakitnya. Ana diduga telat mendapat perawatan yang tepat sehingga terlalu lemah ketika akan dioperasi.

Ibu Ana, Royatih, bercerita pada Selasa 5 Maret 2013, Ana pulang dari sekolah mengeluh sakit perut. "Dia muntah-muntah," kata Royatih saat ditemui VIVAnews di kediamannya di Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu 9 Maret 2013.

Awalnya Royatih hanya merawat anaknya di rumah. Dia memberi anaknya obat, namun Ana masih tetap muntah. Akhirnya dibawa ke bidan namun pukul 20.30 malam itu, Ana akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Firdaus.

"Saya masuk ke ruang IGD. Saya nanya, 'Pak, ini menerima KJS nggak?'. Tapi anak saya sudah diinfus. Saya punyanya KJS," kata Royatih. KJS adalah singkatan dari Kartu Jakarta Sehat.

Perawatnya, kata Royatih, menyatakan tidak menerima KJS. "Di sini yang terima KJS cuma pasien dengan penyalit paru-paru," kata si perawat seperti diutarakan ulang oleh Royatih.

Namun Royatih akhirnya tetap memasukkan anaknya di RS itu. Ana langsung diinfus. Besoknya, perut Ana mulai kembung. Perawat lalu memasukkan alat dari hidung yang menurut Royatih untuk membuang kotoran. "Katanya ada infeksi di perut, karena makanan kotor," ujar Royatih.

Kamis malam, karena tidak melihat kemajuan, Royatih lalu berinisiatif mencari rumah sakit lain karena RS Firdaus tidak memiliki peralatan memadai untuk melakukan operasi atas anaknya. "Dari rumah sakit, saya dikasih rujukan. Anak ini harus dirawat di ruang bedah atau ICU," kata Royatih.

Malam itu juga Royatih mendatangi RS Islam di Sukapura. Ternyata pihak RS menjawab ruangan ICU penuh. Royatih lalu ke RS Koja dan dia melihat Instalasi Gawat Darurat RS itu bak terminal. "Banyak pasien," katanya.

Tak putus asa, Royatih menuju RS Mulia Sari. Namun RS ini tak menerima KJS. Perawatnya menyatakan kepada Royatih, ada ruang ICU, namun Ana harus membawa surat rujukan dari puskesmas.

Tengah malam itu, Royatih lalu menuju Rumah Sakit Tugu di Pelabuhan. Problemnya, tak ada kamar kelas III yang kosong untuk pasien KJS. Akhirnya, Royatih kembali ke RS Firdaus.

Akhirnya, setelah mengadu ke sejumlah pihak termasuk istri Ketua RT yang kemudian melapor ke anggota DPRD Jakarta, RS Islam di Sukapura akhirnya menerima Ana di ICU mereka. "Masuk ke rumah sakit itu (RS Islam), dilihat kondisi anak saya sudah tidak baik. Memang harusnya masuk ICU," kata Royatih.

Dokter penyakit dalam kemudian memutuskan Ana harus dioperasi karena infeksi di pencernaan. "Katanya takut lambungnya pecah. Dilihat dari tempat pipis, warnanya sudah merah," kata Royatih.

Namun, Jumat akan dioperasi, kondisi Ana makin lemah. "Ngomong-nya sudah kacau, sama ayahnya saja nggak kenal. Lalu masuk lagi ke ruang perawatan. Pas masuk ke ruang perawatan, anak saya sudah semakin gerah atau apa," kata Royatih.

Dan Sabtu pagi, 9 Maret, Ana pun berpulang. "Anak saya nafasnya sudah tersengal-sengal. Semua alat-alat dipasang, dikasih alat bantu, tetap dipompa, tapi tetap tidak tertolong," kata Royatih.

Konsekuensi Program

Seperti diketahui Program Kartu Jakarta Sehat memberikan kesempatan bagi warga miskin maupun yang kaya untuk berobat secara gratis. Akibatnya, pasien di berbagai rumah sakit di Jakarta membludak.

Belum terintegrasinya sistem manajemen antar rumah sakit ikut menambah persoalan. Kisah tragis bayi Dera Nur Anggraini, yang meninggal akibat tidak tertampung di rumah sakit karena ruang intensif khusus bayi atau Neonatal Intensive Care Unit (NICU) di rumah sakit-rumah sakit DKI Jakarta penuh. Tidak hanya ruang NICU yang penuh, ruang perawatan Intensive Care Unit (ICU) juga ikut penuh.

Penuhnya kamar perawatan ICU mengakibatkan pasien-pasien yang sudah menjalani rawat inap juga kesulitan mendapatkan kamar perawatan ICU ketika dibutuhkan. "Saya sudah mencari kamar perawatan ICU tapi hampir semua RS di Jakarta yang dihubungi menyatakan penuh. Padahal kerabat kami harus segera masuk ICU," ujar seorang warga, Rabu, 20 Februari 2013.

Menurut Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, banyak kamar di RS penuh karena dampak dari Kartu Jakarta Sehat. “Pasien di RS membludak karena masyarakat kini sedikit sakit langsung datang ke RS dan puskesmas,” kata dia.

Ikatan Dokter Indonesia sudah mengkritik Jokowi soal hal tersebut. Namun, Gubernur DKI Jakarta tersebut menanggapi sinis kritikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) soal membludaknya pasien di RSUD kelas III dan puskesmas setelah ada Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang membuat dokter kewalahan.

"Kalau begitu tidak usah ada KJS, biar sakit semuanya di rumah. Mau seperti itu?" kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Jumat 8 Maret 2012??.

Jokowi menuturkan, membludaknya pasien yang berobat ke rumah sakit menandakan bahwa ada antusiasme dari masyarakat untuk berobat. Jokowi mengaku dengan KJS tersebut permintaan berobat ke RSUD dan puskemas naik dua kali lipat.

"Semua masyarakat ke rumah sakit ke puskesmas akhirnya memang kalau dibilang hampir dua kali lipat kan kapasitas dari yang sebelumnya. Itu memang konsekuensi dari sebuah program," ujarnya.


Saturday, March 9, 2013

Smartfren Bagi-Bagi Handphone Gratis


Jakarta, Jumat – Di ajang pameran komputer bertajuk “Mega Giga Bazaar Computer” yang berlangsung 6 sampai 10 Maret di Jakarta, penyedia layanan telekomunikasi Smartfren mengadakan beragam promo, salah satunya bagi-bagi handphone gratis di booth Smartfren yang berada di Hall B G6.

Tertarik? Kamu bisa lho ikutan, caranya cukup dengan mendaftarkan diri melalui Twitter dari akun pribadi kamu. Mandaftarnya pun sederhana, tinggal mengetik “DAFTAR #smartphonegrat.is @smartfrenworld dan mention dua akun twitter teman. Kamu juga diwajibkan me-like Facebook fanpage Smartfren sekaligus memfollow akun Twitter @smartfrenworld. Kalau beruntung, kamu bisa membawa pulang salah satu dari 50 unit Smartfren Andromax 3,5″.

Selain berbagi handphone gratis, Smartfren juga menggelar tawaran menarik di boothnya. Ada promo New Smartfren Andromax Tab 7.0 seharga Rp. 1.550.000, dan voucher diskon 50% produk HIPPO setiap pembelian Andromax U seharga Rp. 1.599.000.

Kamu yang punya handphone lama juga bisa menukarkannya dengan Smartfren Andromax 3,5 inci seharga Rp. 699.000 serta linsensi gratis anti virus Kaspersky dan voucher SanDisk & Sennheiser senilai Rp. 200.000 untuk setiap pembelian modem atau router Smartfren selama pameran.


Friday, November 30, 2012

Tiga Ganda Campuran Indonesia Tembus Semifinal



Indonesia menempatkan tiga pasang wakilnya di babak empat besar ganda campuran Makau Terbuka Grand Prix Gold 2012. Sebaliknya Indonesia tak lagi punya wakil di sektor tunggal putri seiring dengan kekalahan Lindaweni Fanetri.

Setelah seluruh pertandingan, Jumat (30/11/2012), tuntas dihelat di Makau Forum, Indonesia berhasil menambah dua pasang wakil ganda campuran di babak semifinal, setelah sebelumnya juga ada Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Unggulan tiga Muhammad Rijal/Debby Susanto berhasil meraih satu tiket semifinal setelah unggulan tiga itu menyisihkan pasangan Singapura, Yeo Zhao Jiang Terry/Dellis Yuliana, dengan 21-18, 21-18.

Sementara satu tiket semifinal lain digenggam pasangan unggulan enam Riky Widianto/Puspita Richi Dili menyusul kemenangan atas unggulan dua asal Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam, dengan 22-20, 23-25, dan 21-15, dalam pertandingan selama 1 jam 10 menit.

Dengan demikian maka Indonesia mendominasi semifinal ganda campuran dan berpeluang mengirim dua pasang wakilnya ke partai puncak alias menciptakan All Indonesian Final.

Agar hal itu terwujud, Tontowi/Liliyana mesti mengatasi Jiaming Tao/Tang Jinhua dari China untuk kemudian menanti hasil duel 'Merah Putih' antara Riky/Puspita kontra Rijal/Debby di partai semifinal lain.

Hal kontras muncul di sektor tunggal putri yang tidak lagi memiliki wakil dari Indonesia setelah Linda dikalahkan Pai Hsiao Ma dari Taiwan, melalui partai alot selama 1 jam 6 menit dengan hasil 7-21, 21-13, dan 19-21.

"Di gim pertama saya banyak melakukan kesalahan sendiri. Lapangan saya di gim pertama ini juga kalah angin. Lawan banyak memberikan chop ke arah kanan yang cukup menyulitkan," tutur Linda di situs resmi PBSI.

Di partai lain, pasangan ganda putra unggulan lima Alvent Yulianto Chandra/Markis Kido berhasil menjaga asa Indonesia meraih gelar di sektor ganda putra setelah menembus semifinal dengan kemenangan atas Vountus Indra Mawan/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari.

Sementara di ganda putri, Komala Dewi/Jenna Gozali berhasil menyusul Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta untuk sampai di semifinal. Keduanya bisa berhadapan di partai puncak jika nanti mampu mengatasi lawannya masing-masing di semifinal.


Imbauan KBRI pada Suporter Indonesia di Malaysia: Jangan Terprovokasi



Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) mengeluarkan imbauan pada seluruh suporter Indonesia. Mereka diingatkan mematuhi aturan yang ada di Malaysia. Jangan mudah terprovokasi.

"Patuhi perundang-undangan Malaysia dan jangan mudah terprovokasi," jelas Minister Consellor KBRI Kuala Lumpur, Suryana Sastradireja, saat dihubungi detikcom, Jumat (30/11/2012).

Dia juga menyampaikan, para suporter Indonesia diminta tidak berjalan sendiri-sendiri, tapi bergerombol untuk menghindari adanya kejadian yang tidak diharapkan.

"Kemudian kalau keluar pulang, setelah selesai suporter Malaysia meninggalkan stadion dan keluar bersama-sama," tegasnya.

Lebih lanjut Suryana menjelaskan, KBRI menyediakan 15 ribu tiket yang dijual mulai harga 30 ringgit. Saat ini sudah terjual sekitar 1.000-an tiket.

"Mungkin Sabtu nanti baru akan banyak yang membeli tiket," jelasnya. Indonesia Vs Malaysia akan digelar di Stadion Bukit Jalil pada Sabtu (1/12) pukul 19.00


Sumber

Kartu Langganan untuk Naik KRL Tak Berlaku Lagi Mulai 3 Desember 2012




Jakarta - Mulai 3 Desember Kartu Commet (Commuter Electronic Ticket) yang digunakan untuk pembayaran tiket KRL secara elektronik ditak diberlakukan lagi. Pelanggan angkutan kereta api diharuskan membeli tiket kereta api harian seperti biasa.

"Mulai 3 Desember tidak diberlakukan lagi," kata Komunikasi Perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunisa kepada detikcom, Jumat (30/11/2012).

Eva mengatakan, PT KCJ akan mengembangkan sistem baru yaitu sistem e-ticketing. Sistem ini rencananya akan diberlakukan pada 2013 mendatang. "Namun saya belum bisa memastikan mulai bulan apa diberlakukannya," katanya.

Eva mengatakan, terdapat perbedaaan mendasar dalam sistem e-ticketing dan kartu Commet. Pada kartu Commet langganan diberlakukan dengan sistem bulanan, jika tidak dipakai maka saldo yang ada dalam kartu Commet akan hangus.

"Misalnya mengisi Rp 300 ribu lalu pemiliknya ke luar kota. Maka meski tak naik KRL selama di luar kota maka saldo yang ada di kartu itu hangus dan dia harus mengisi lagi bulan depan," katanya.

Sedangkan dalam sistem e-ticketing tidak akan ada saldo yang hangus. Selama pengguna tidak menggunakan kartu itu maka saldo di dalamnya tidak akan berkurang. "Kalau tidak dipakai tidak akan berkurang saldonya," katanya.


Unpad Minta Doktor Imron Sumbangkan Ilmu yang Bermanfaat ke Masyarakat


Bandung - Ketua sidang Mahfud Arifin menegaskan hakim agung Brigjen TNI (Purn) Imron Anwari berhak menyandang gelar doktor dari Universitas Padjajadran (Unpad), Bandung. Mahfud menyampaikan beberapa pesan kepada Imron yang lulus sidang promosi doktor dengan yudisum cum laude.

"Mulai hari ini berhak menggunakan gelar doktor," ucap Mahfud di hadapan Imron yang berdiri depannya di ruang sidang Program Pascasarjana Unpad lantai tiga, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Jumat (30/11/2012).

Mahfud menambahkan, dengan menyabet gelar doktor diharapkan membawa keberhasilan lain di masa mendatang. Ia mengingatkan agar Imron menjaga nama gelar doktor yang diraihnya.

"Gelar doktor itu tak semata hanya dua huruf di depan nama. Tapi diharapkan bisa bertanggung jawab mengembangkan dan menyumbangkan ilmu bermanfaat bagi masyarakat. Sebagai bukti, kami serahkan sertifikat promosi doktor ini atas nama Imron Anwari," tutur Mahfud disambut tepuk tangan seratusan hadirin yang duduk di ruang sidang.

Ketua Tim Promotor Prof.Dr.Hj. Mien Rukmini meyampaikan selamat atas keberhasilan Imron tersebut.

"Jadikan peritiwa ini menjadi sejarah terpenting. Tak hanya dikenang. Kami ucapkan selamat," ucap Mien.

Sidang disertasi doktor tersebut berlangsung selama 45 menit, mulai pukul 09.30 WIB hingga pukul 10.15 WIB. Tiga penguji tak terlihat di ruang sidang.

Imron mempertahankan disertasi berjudul dengan judul 'Kedudukan Hukum Korban Kejahatan Dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia Melalui Putusan Pengadilan Pidana'.

Seperti diketahui, Imron membuat putusan kontroversial, yaitu dua kali membatalkan vonis mati gembong narkoba dengan alasan HAM. Pertama kepada gembong narkoba dari Nigeria, Hillary, dan kedua kepada Hengky Gunawan dengan alasan HAM.

Belakangan Imron Anwari bersama Hakim Nyak Pha dan Ahmad Yamani terseret skandal pemalsuan vonis mati gembong narkoba Hengky Gunawan. Bahkan Ahmad Yamani sudah dipastikan diadili di pengadilan etik Majelis Kehormatan Hakim (MKH) untuk mempertanggungjawabkan pemalsuan vonis dari 15 tahun menjadi 12 tahun penjara.

Adapun Imron Anwari dan Hakim Nyak Pha hingga hari ini dinyatakan masih bersih.


Berani Adili Hakim Agung, Tanda MA Serius Bersih-Bersih Peradilan



Jakarta - Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali inisiatif menanyakan kepada Komisi Yudisial (KY) mengenai pengadilan etik atas hakim agung Ahmad Yamani. Hal ini dinilai tanda keseriusan MA untuk bersih-bersih lembaga peradilan.

"Merespon situasi terkini di mana MA cukup responsif dan proaktif dalam penyelesaian dugaan pelanggaran kode etik oleh majelis hakim kasus Hengky yaitu Majelis Kehormatan Hakim (MKH) untuk hakim agung Yamanie dan pemeriksaan untuk majelis hakim lainnya, KY memberikan apresiasi sedalam-dalamnya," kata jubir KY, Asep Rahmat Fajar kepada wartawan, Jumat (30/11/2012).

Inisiatif MA ini dinyatakan Ketua KY, Eman Suparman di mana dirinya bertemu Hatta Ali di Kantor Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Rabu (28/11) malam. Tiba-tiba saja Hatta Ali menghampiri dan menanyakan waktu MKH tersebut. Hal ini menunjukkan MA mempunyai jiwa reformis, meski harus mengadili hakim agung sekalipun.

"KY mendukung penuh langkah MA untuk menjadikan berbagai peristiwa akhir-akhir ini menjadi momentum dalam pembenahan lembaga peradilan," ujar Asep.

Adapun majelis MKH sudah ditunjuk yaitu dari MA adalah Prof Dr Paulus E Lotulung, Dr Artidjo Alkotsar dan Dr M Saleh. Adapun dari KY adalah Imam Anshari Saleh yang sehari-hari sebagai Wakil Ketua KY, Suparman Marzuki yang sehari-hari sebagai Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi, Taufiqurrohman Syahuri yang sehari-hari Ketua Bidang Rekrutmen Hakim dan Jaja Ahmad Jayus sebagai Ketua Bidang Sumber Daya Manusia dan Litbang.

Seperti diketahui, Hengky Gunawan adalah pemilik pabrik ekstasi di Surabaya. Pengadilan Negeri Surabaya memvonis Hengky dengan 17 tahun penjara, Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya menghukum 18 tahun penjara dan kasasi MA mengubah hukuman Hengky menjadi hukuman mati. Namun oleh hakim agung Imron Anwari, Nyak Pha dan Ahmad Yamani, hukuman Hengky diubah menjadi 15 tahun penjara.

Belakangan, pimpinan MA meminta Ahmad Yamani untuk mengundurkan diri karena terbukti lalai dalam menuliskan putusan untuk gembong narkoba Hengky Gunawan. Vonis untuk Hengky yang diputuskan 15 tahun penjara, ditulis oleh Yamani yang menjadi anggota majelis menjadi 12 tahun saja. Pimpinan MA menyebut kesalahan Yamani itu kelalaian semata.


Tuesday, November 20, 2012

Daftar Berita


Berita Terbaru





Daftar Berita